tak pandai.

Bersedih sedih ria bersenang senang kemudian
bosan memang menulis tentang kesedihan
serasa hidup mu tidak pernah kamu syukuri
aku ingin menceritakan seseorang, singkat saja karna bagiku menceritakannya sama saja membagi dia bersama orang lain, jadii biarkan dia bersama ku dan mungkin juga kan bersamamu? ohh no pisau ku masih tajam.

"tangisanmu adalahan tangisanku"
"tenang lah, ada aku disini"
"tenang lah, aku mempercayaimu"
"silahkan bercerita apapun dengan ku"
iya.
sederhana menurut kalian
tapi cukup bagiku
cukup membuat ku melayang layang tentunya.
lebay? iya karna aku sedang merasakan bagaimana virus merah jambu itu sedang ada didekat ku.

dia bukan seseorang yang sempurna
seseorang yang dengan semua ilusinya dapat menjadi apapun yang dia mau
seseorang yang sangat sangat keras kepala
seseorang yang sangat ehm oke mungkin cukup menceritakannya
kalian tau? he's mine
tidakk
mungkin nanti akan menjadi milikku
biarkan saat ini dia aku titipkan pada Rabb-ku

mungkin aku sering menceritakannya
atau mungkin juga tidak
yang pasti aku menjaganya, aku memilikinya melalui tuhan ku
iya tuhanku lah yang tau bagaimana perasaan ini
bagaimana bentuknya, kotak kah, bulat kah berwarna kahh atau apapun hanya tuhanku yang tau.

haii, semoga kebahagiaan selalu terjadi padamu, semoga kesuksekan slalu menghampirimu, anak kecil yang slalu bisa bersikap dewasa

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mungkin benar, aku saja yang pergi

Pergilah

aku orang baik